Senin, 28 November 2022

Pembelajaran TIK

 

Masih tetap pada pembahasan pembelajaran TIK, satu minggu kemarin pembelajaran yang saya lakukan ada yang perbaikan untuk nilai ujian praktik dan ada juga yang pembahasan materi baru. Untuk gambar pertama disini adalah gambar dimana anak-anak melakukan praktik, mereka melakukan praktik karena waktu praktek yang siang kurang jadi saya lanjutkan di jam pembelajaran TIK. Masih sama yaitu saya memberikan sebuah soal cerita, disoal tersebut menarasikan sebuah data-data yang nantinya di aplikasikan ke aplikasi. Ini melatih mereka untuk berkreasi dengan data yang ada bukan hanya meniru data-data yang sudah ada saja, karena biasanya mereka praktik cuma mengcopi dari yang sudah saya beri contoh. 

Untuk gambar kedua disini pembahasan materi baru, disini materinya adalah sistem bilangan dimana di dunia komputer itu ada 4 bilangan yang perlu mereka ketahui yaitu biner, desimal, oktal dan hexadesimal. Disini mereka belajar untuk bilangan desimal dan biner, pembelajaran yang saya terapkan disini menggunakan media game untuk bagaimana cara mengubah bilangan biner menjadi desimal. Disini anak berjajar 8 baris menandakan 8 digit bilangan biner dimana setiap anak memiliki nilai sendiri dan jika bernilai 1 maka nilai itulah yang harus dihitung. Alhamdulillah dengan metode ini anak jadi mengerti cara untuk mengubah bilangan biner ke desimal jadi lebih mudah. 

Demikian pembelajaran yang saya lakukan semoga anak-anak jadi lebih semangat lagi dalam belajar TIK. Semangat Boys ...... !!!!!!

Selasa, 22 November 2022

Kriteria Penilaian TIK

 
       Kriteria penilaian merupakan acuan untuk guru dalam memberi nilai kepada anak didiknya. Kriteria penilaian sendiri itu pun bermacam-macam, untuk mata pelajaran TIK sendiri pun mempunyai kriteria tersendiri. Dalam pelajaran TIK acuan penilaian saya disini atas 4 aspek penilaian, diantaranya ada Waktu, Hasil Jawaban, Kerapian dan Kelengkapan dalam mengerjakan praktik. 

           Aspek yang pertama waktu, disini anak dituntut untuk melakukan praktik dengan cepat. Semakin cepat mereka menyelesaikan praktiknya maka semakin bagus pula nilai yang diperoleh. Jika dpaat menyelesaikan kurang dari 10 menit maka dapat nilai maksimal A, 11-15 menit dapat nilai B, 16-20 menit dapat nilai C, dan jika lebih dari 20 menit nilai D. Aspek yang kedua adalah hasil jawaban, selain dituntut untuk cepat mereka juga harus menjawab dengan benar, cepat saja tapi jawaban tidak sesuai ya tetap saja nilai akan kurang jadi selain cepat juga jawaban harus sesuai. Aspek yang ketiga adalah kerapian jadi dalam praktik kerapian dalam mengerjakan juga saya jadian acuan untuk pengambilan nilai jadi dalam membuat kolom harus rapi, penataan paragraf harus rapi dan jika ada tambahan layout baru malah jadi lebih bagus, kerana ini jadi bekal mereka besuk supaya terbiasa dalam mengerjakan sesuatu itu rapi jadi yang melihat merasa senang karena rapi. Aspek yang terakhir dalam penilaian saya yaitu kelengkapan, jadi yang dikerjakan harus lengkap point-point penilaiannya. 

        Jadi buat anak-anak dalam mengerjakan praktik jangan cuma asal mengerjakan saja ya, perhatikan kecepatan, hasil jawaban, kerapian dan kelengkapannya. Karena besuk ketika di dunia kerja ataupun yang lain 4 aspek itu yang mencerminkan pribadi kalian. 


        

Senin, 21 November 2022

Hiburan Jadi Prestasi

 



Dalam menjalankan kegiatan sehari-hari kita terkadang merasa bosan dan jenuh, nah dalam kejenuhan tersebut kita harus ada refreshing/hiburan tersendiri. Hiburan yang selalu saya lakukan dan mejadi keseharian yaitu dengan bermain game online. Ternyata tidak hanya aku saja, anak-anak didikku juga ternyata ketika jenuh mereka butuh hiburan yaitu dengan bermain game juga. Kebetulan game yang mereka mainkan sama dengan game yang saya mainkkan juga. Dari situ kita saling berbagi pengalaman dengan anak-anak. 
Suatu waktu saya dapat informasi dari teman saya kalau ada perlombaan game, perlombaan ini diikuti oleh antar SMP se-kabupaten Pati bagian utara kebetulan sekolah safin termasuk dalam zonanya. Dari sini saya tawarkan ke mereka ingin mengikuti atau tidak, ternyata mereka antusian untuk mengikuti. Tapi saya juga perlu koordinasi juga dengan coach mereka waktu perlombaan ada latihan atau pertandingan atau tidak. Setelah koordinasi dengan coach Iwan ternyata anak-anak yang mau saya daftarkan tidak ada pertandingan dan latihan. Selain ke coach Iwan saya juga minta ijin ke Pak Sigit selaku Plt Kepsek SMP kita, karena kita mengikuti untuk perwakilan sekolah. Langsung saja saya daftarkan untuk mereka mengikutinya karena sudah dapat ijin dari 2 belah pihak. 
Dalam pertandingan ini diikuti oleh 31 TIM, dan dalam perlombaan ini saya mengirim 2 TIM. Tapi dalam pertandingan pertama TIM B langsung kalah di babak penyisian 31 besar. Tapi dari TIM A melaju ke babak selanjutnya. pada akhirnya sampai ke partai final. Disini TIM A melawan TIM dari MTs Salafiyah Kajen, sayang kami belum beruntung difinal kami kalah telak 2-0 dari TIM Salafiyah. Tapi hasil ini sudah cukup membuat kami bahagia dan membawa kabar gembira untuk Sekolah kami. 
Begitulah yang tadinya hanya sekedar hiburan untuk menghilangkan kejenuhan bisa jadi prestasi tersediri.

#TetapSemangat