Rabu, 04 Januari 2023

Tengok SMK PGRI 2 Kudus

 

Setelah selesai kunjungan dari sekolah internasional kita langsung lanjut ke SMK PGRI 2 Kudus. Lho foto kok gag di sekolahan malah di cafe, ya.. ini adalah salah satu gedung yang ada di SMK PGRI 2 Kudus. Disini mereka punya gedung khusus untuk praktik anak bahkan mereka juga punya bisnis center yaitu berupa semuah cafe yang berkelas. Pertama masuk gedung di lantai 1 kita diperlihatkan dengan lobi untuk beli oleh-oleh, kemudian sebelah samping ada sebuah tempat praktik untuk anak tata boga. Oleh-oleh yang ada pun disini hasil karya dari anak-anak. Kemudian ke lantai 2 disini kita diperlihat sebuah tatanan ruang seperti cafe, yang memang ini adalah cafe Jiva Bestari. Disini layaknya cafe yang pada umumnya menyediakan makanan, minuman dan kue. Yang membuat saya salut untuk cafe ini adalah yang melayani, menyajikan sampai yang menyiapkan menu (memasak) mereka semua adalah siswa dari SMK PGRI 2 Kudus. Mereka langsung dilatih bagaimana kondisi real di dunia kerja, sehingga mereka ketika lulus bisa langsung menyesuaikan dengan dunia kerjanya. Ruang yang terakhir disini kita ditunjukan ruang demo memasak, pertama kali melihat wah serasa di master cheff, tatanannya sangat bagus, kita bisa melihat langsung orang yang mendemokan cara memasaknya. 

Itulah tadi ruang yang ada pada SMK PGRI 2 Kudus, sangat bagus dan sesuai dengan kondisi dunia kerja. Selain melihat-lihat kami juga mengajukan beberapa pertanyaan kepada bapak kepala sekolah selaku yang mendampingi kita. Dan ternyata untuk sekolah disini SPPnya cuma 200rb, saya kaget wah dengan kualitas seperti ini cuma SPP segitu. Kemudian setiap kali anak lulus mereka semua hampir 90% kerja dengan ketrampilan yang mereka miliki. Dan tak lupa yang buat salut saya suana cafe yang sangat nyaman dan makanan yang disajikan anak-anak pun lezat. Sayangnya tidak bisa menikmati dengan maksimal karena habis kekenyangan 😁😁😁

Terima kasih buat SMK PGRI 2 Kudus yang sudah bersedia kita kunjungi dan memberikan jamuan kepada kita. Sukses terus dan selalu berkreasi, SMK PGRI 2 Kudus Bisaaa 👍👍



Kunjungan ke Sekolah Internasional

 

Hari rabu 4 januari 2023, hari pertama untuk guru safin pati sports school masuk kerja. Agenda hari ini adalah melakukan penjemputan bu capri dan melakukan kunjungan ke 2 sekolah yang dirasa kami sekolah bagus. Dalam perjalanan pertama disuguhkan dengan banjir yang melanda kota kudus maupun demak  bahkan sampai semarangnya, ya lumayan memakan waktu. 

Setiba kami di bandara dan bu capri sudah turun langsung kita menuju sekolah yang mau kita kunjungi pertama yaitu Singapore Intercultural Schools Semarang. Di sini kita langsung disambut oleh ibu yang menangani bagian sarpras. Kemudian tanoa panjang lebar kita langsung diarahkan untuk melihat-lihat sarana dan prasarana yang ada di SIS Semarang. Dijelaskan kalau disini ada berapa ruang untuk 4 tingkat yaitu kelas TK, SD, SMP dan SMA(kelas 10). Kita ditunjukkan banyak ruang yang ada disini, semuanya tertata rapi dan dekorasi setiap ruang pun sangat menarik, walaupun ruangnya tidak terlalu lebar tapi terasa sangat nyaman karena tertata dengan rapi dan dekorasinya. Disini setiap ruang tidak lebar karena mereka membatasi setiap kelas max 20 siswa, kalau lebih siswanya dibagi menjadi 2 kelas. Tidak hanya kelas saja, lorong-lorong yang ada disini pun terdekorasi dengan kata-kata yang membangun. Ini semua menjadi inspirasi kita untuk membuat suasana kelas yang nyaman dengan dekorasi yang menarik. 

Banyak hal yang kita dapat dari sana, mulai dari sarana dan prasarana, dekorasi, bahwa disana pun mengajarkan kepada siswa bagaimana untuk bertanggung jawab terhadap apa yang ada disekolahan terutama di kelasnya. Semoga selepas dari sana kita bisa menerapkan hal-hal positif yang ada disana untuk kita implementasikan di Safin Pati Sports School. Terima kasih SIS Semarang 🙏🙏



Kamis, 29 Desember 2022

Membaca

 


Hari jum'at 30 desember 2022, pagi ini hujan rintik-rintik masih turun dari malam sampai sekarang. Dengan suasana hujan seperti ini membuat orang merasa malas untuk melakukan aktifitas, termasuk disini saya. Daripada diam diri tak ada kegiatan pagi ini saya isi dengan membaca aja walaupun cuma sedikit. Saya membaca lanjutan novel Merindu Baginda Nabi, cerita bagian selanjutnya disini menceritakan kisah Rifa/Dipah (anak yang dibuah ibu kandungnya) selepas dari pertukaran pelajar di Amerika. 

Disini bercerita kalau Rifa sudah sampai dirumahnya, dia disambut oleh banyak orang tak terkecuali disini teman akrab satu kelasnya. Pastinya disini teman-temannya pengen tau pengalaman Rifa disana bagaimana. Karena temannya tau kalau sekolah terbaik di dunia itu mayoritas di Amerika. Rifa menceritakan memang benar tapi tidak menutup kemungkinan  juga pun bisa seperti orang disana yang pandai-pandai. Orang Amerika disana rajin membaca, mereka menghargai ilmu dan ilmuan, menghargai waktu, dan disiplin. Nah itulah yang membedakan orang indonesia dengan Amerika. Rifa memotivasi temannya supaya bisa semangat lagi untuk bisa belajar di luar negeri. 

Setelah membaca novel bagian ini saya jadi teringat dengan apa yang dilatihkan Bu Capri ke saya dan teman-teman, beliau selalu mengajarkan untuk memanagemen waktu dengan baik, sering-sering untuk membaca dan tidak lupa untuk disiplin. Ternyata di novel ini pun juga sama untuk bisa sukses kita harus bisa itu semua. Pembelajaran buat saya untuk lebih menghargai waktu, lebih suka membaca dan lebih disiplin lagi. 

Selamat membaca !!!!